Minggu, 27 April 2014

KELUARGAKU MOTIVASIKU

Kicauan burung di pagi hari yang saling bersautan, Mugkin itu biasa dan sudah tradisi di pedesaan, rasanya pedesaan tidak lengkap tanpa adanya kicauan burung. namun pagi ini, pagi yang berharga dan yang beda bagiku setelah sekian lama aku di rantau orang kini akhirnya aku bisa bangun pagi di tanah kelahiranku, LAMPUNG TIMUR tercinta.
Di tengah kebahagiaan ku tersimpan kesedihan ketika aku melihat ayah dan bundaku di pagi buta meraka sudah bergegas untuk bekerja keras demi anak-anaknya. Buruh koret atau sering orang berkata upahan ya itulah pekerjaan orangtuaku, walau begitu tapi aku tetap bangga mempunyai orangtua yang sangat sayang padaku. Orangtuaku motivasiku ya… aku termotivasi dari mereka, sungguh pengorbanan yang mereka lakukan untuk anaknya takkan bisa tuk digantikan oleh apa yang ada di dunia ini.
,
Dalam do’a aku selalu panjatkan ya allah berilah aku hidayahmu ya allah, berikan kesuksesanmu untukku agar aku dapat membahagiakan orangtuaku dan saudara-saudaraku dan orang-orang yang membutuhkan ya allah. Mungkin sedikit di kalangan pemuda bangsa yang mempunyai cita-cita sepertiku, namun aku selalu termotivasi dan semangat ingin membantu sesama apabila aku melihat keluargaku yang serba kekurangan. Keinginan ku dalam membangun moral anak bangsa yang berbudi pekerti serta berahlak yang mulia memacu dalam dunia global yang semakin memanas, itulah keinginanku dan cita-cita yang harus tercapai walau susah, tidak sedikit orang yang mencemooh cita-cita ku, bahkan menghina keinginanku. Tapi aku selalu yakin walau aku diciptakan dari kalanggan keluarga sederhana bahkan terbilang minim di kalangan ekonomi tetap aku yakin dan optimis aku pasti bisa. tuk bangkit dan membawa nama baik keluarga yang sempat terperosok ini. keyakinan ku akan kesuksesan amatlah besar insyaallah aku akan jadi apa yang aku inginkan membina suatu perusahaan dan membina sarana pendidikan yang bertarap internasional yang diakui kualitas dan kuantitasnya, dan membimbing serta mengarahkan, memotivasi sesaama bahwasanya tidak ada yang tidak mungkin selagi kita masih ingin mengapainya dan berusaha dengan keyakinan dan ikhtiar kita yakin kita bisa…
Cerpen Karangan: M. Hasan Basri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar